Setiap satu yang hilang akan selalu tergantikan dengan satu yang baru, bukan tentang bagaimana mengisi ruang kosong, tapi bagaimana menempatkan diri sehingga kemudian penuh dan di tutup tanpa celah.
Bukannya permulaan selalu indah, disaat sama-sama kosong dan membagi ruang, semua sekat terasa runtuh dan selalu ada upaya menerangi ketika lampunya perlahan pudur.
Apakah selalu benar jika kemudian ruang itu nyaman kemudian rasa jenuh akan menjelang, bukan soal warna ruang tersebut yang membosankan tapi akan selalu ada tempat yang lebih menggoda untuk di masuki.
Apakah segitu saja cinta, ketika terbebat serta merta minta di ulur, ini soal nada. Nada tersatu menjadi sebuah simfoni. Awal memang selalu menyenangkan tapi bertahan adalah akhir yang menyejukkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar