Sabtu, 30 Mei 2015

Abu-abu

Seringkali tak ku dapati makna sinyal yang kau pancarkan itu. Kau beri aku yang kuat kemudian kau lemahkan. Memang nyaman itu punya tingkatan yang berbeda. Tapi yakinlah ku benci ketika semua terasa abu-abu.

Minggu, 17 Mei 2015

I thougt i was fallen

Never change for someone but change only for yourself, for your goodness and also for your life. It much better because i may not be always by your side but i try hard to prove you that i want the best for us.
I love you,

Minggu, 10 Mei 2015

Nyaman

Dunia dimana Tuan lebih memilih untuk menyandarkan kepala pada sebuah bantalan busa padahal dengan kayu mimpi itupun akan tetap sama. Tiada jaminan, nyaman saja.

Jumat, 08 Mei 2015

Kau

Mata yang membuatku mengingat dimana kau duduk pertama di hadapanku-mengerling dan kau terasa, ada.

Tatapanmu itu tak pernah setajam pisau dapurku. Ku lihat sisimu tumpul sebagian tapi tak pernah ku hiraukan. Bukankah kita memiliki batu asahan.

Kerlingmu merefleksikan sesuatu yang kau batasi sebagai rahasia. Ku tahu kau akrab dengan air mata, ku tahu anganmu kerap kembali ke satu masa. Matamu men-dikte-ku itu.

Aku tak pernah berusaha mengisi ruang kosongmu. Kenapa harus ketika kau pun tak pernah melihat kesana. Tidak ada yang pernah bisa menggantikan sebuah kehilangan.

Aku, bukan pengganti tapi ku biarkan diriku menjadi buku baru, kosong, yang siap kau tulis dengan semua ceritamu. Sehingga kau hidup dalam, Aku.