Mereka yang memiliki kebaikan selalu mengalah untuk orang lain, mengenyampingkan dirinya sendiri. Tahu kah bahwa jika dia bersuara, suaranya akan lebih keras dari auman singa. Dia pilih menahan. Dan sekuat-kuatnya hati menahan nanti akan penuh juga. Sekeras-kerasnya batu di alam toh di hancurkan oleh tetesan air.
Jumat, 09 Januari 2015
Ya
Berpikir terus
Berpikir sebelum bertindak. Berpikir lagi setelah di putuskan. Berpikir lagi dan lagi ketika di kerjakan. Berpikir lagi akibatnya. Berpikir terus.
Tidak
Bukan ketidakmampuan akan sesuatu yang membuat hati bersedih, tidak. Tapi ketidak jujuran yang membuatnya terasa sangat menyakitkan. Menyakitkan karna tidak tahu harus berbuat apa, tidak tahu harus berada dimana. Karna memihak juga malah akan membuat tambah-tambah menyakitkan.
Kamis, 08 Januari 2015
Minggu, 04 Januari 2015
Pesanku
Kau seperti itu selalu sibuk dengan duniamu. Terlalu sibuk, nak. Entah apa yang kau cari tapi selalu saja memperhatikan diri sendiri. Egois. Paling tidak hatimu tidak seperti batu dan masih bisa mendengarkan apa yang di katakan orang lain. Baik itu yang tajam maupun tidak. Itu positifmu setidaknya saat ini. Ingat duniamu akan senantiasa berubah tidak pun kau kehendaki. Perubahan bisa membawamu kemana saja.
Pesanku, ingat selalu kemana tujuanmu, ingat untuk siapa kau berusaha, ingat bagaimana perjuangannya. Kau hidup untuk siapa? buktikan, nak. Suasana hatiku sedang baik hari ini makanya aku bisa mengingatkanmu seperti ini. Mungkin suatu saat nanti kau akan membacanya kembali.
Kau layaknya sebuah rumah yang tidak di huni puluhan tahun. Ku tahu kau berbenah, sibuk. Tapi ingatlah, orang yang ada di sekitarmu saat ini tidak akan mungkin berada di sampingmu selamanya. Jaga mereka bahagia.
PIKIR
memang ini menjadi semakin tak ku mengerti
kau lewat begitu saja
entah bagaimana bisa kau seolah lewat lagi
pagi, siang, sore, malam bahkan ketika sendirian malah semakin terasa
ku tak mengerti
bukan, memang ku tidak mau mengerti
aku dengan duniaku dan kau dengan duniamu
harus seperti itu
jangkauan yang lebih daripada sebatas legan
di coba untuk mengisi masa depan
ambisi, sebuah harapan
dan kita tau kita memiliki batasan
kau lewat begitu saja
entah bagaimana bisa kau seolah lewat lagi
pagi, siang, sore, malam bahkan ketika sendirian malah semakin terasa
ku tak mengerti
bukan, memang ku tidak mau mengerti
aku dengan duniaku dan kau dengan duniamu
harus seperti itu
jangkauan yang lebih daripada sebatas legan
di coba untuk mengisi masa depan
ambisi, sebuah harapan
dan kita tau kita memiliki batasan
Pilihan
Kita belajar dengan cara yang berbeda-beda meskipun kita di buat berdasarkan kerangka yang sama, di arahkan ke arah yang sama. Pada akhirnya kita memilih jalan kita sendiri dan menjalani arti sebuah pilihan.
BUMI MANUSIA
Nelangsa--
Perasaan sebatang kara di tengah sesamanya yang sudah menjadi lain daripadanya, dimana panas matari di tanggung semua orang, tapi panas hati ditaggung sendiri.
Things
Keindahan muncul dengan cara yang tidak terduga-duga. Dia bisa muncul dari mahluk ciptan-Nya bisa juga dari rasa yang di berikan-Nya. Tak pasti memang, pun tiada yang abadi. Keindahan menjadi pengobat lara. Membiaskan luka, menentramkan jiwa.
Jumat, 02 Januari 2015
Niat
rasa
entah hendak ku bawakan kemana
sepertinya sekarang sudah mati
mungkin mati rasa
sejuk hangatnya hilang tertinggal waktu
panas dinginnya hanya memori
yah, biar saja begitu bersatu mejadi sebuah kisah
pembelajaran di masa lalu
caci saja aku karna janjiku
teriak saja biar menggema
beritahu semua coreng muka ini
tak akan aku sesali
tidak mudah, aku tak mau mengulangi lagi
aku akan perbaiki
ku tahu tak ada yang bisa mengobati maka biarlah ku perbaiki
ku tak mau nanti mati sendiri
coba lihat sekarang
hari sudah semakin siang tak mungkin aku lewati
nanti sore keburu menjelang
aku tak mau meratapi sang malam
entah hendak ku bawakan kemana
sepertinya sekarang sudah mati
mungkin mati rasa
sejuk hangatnya hilang tertinggal waktu
panas dinginnya hanya memori
yah, biar saja begitu bersatu mejadi sebuah kisah
pembelajaran di masa lalu
caci saja aku karna janjiku
teriak saja biar menggema
beritahu semua coreng muka ini
tak akan aku sesali
tidak mudah, aku tak mau mengulangi lagi
aku akan perbaiki
ku tahu tak ada yang bisa mengobati maka biarlah ku perbaiki
ku tak mau nanti mati sendiri
coba lihat sekarang
hari sudah semakin siang tak mungkin aku lewati
nanti sore keburu menjelang
aku tak mau meratapi sang malam
Kamis, 01 Januari 2015
Biarlah
Biarlah. Biarlah hari ini terluka. Kadang kita pun tidak bisa memaksakan sesuatu berjalan sesuai dengan apa yang kita kehendaki. Biarlah, biarlah luka membekas sehingga kita tidak pernah lupa tempat dimana kita memulai.
Langganan:
Komentar (Atom)