Sebahagianya kita saat ini masih belum cukup rasanya jika di bandingkan kebahagiaan saat kita masih bersekolah. Selalu ada momen-momen yang sangat berkesan terjadi setiap harinya. Tak ada bandinganya kebahagiaan ketika guru berhalangan hadir di kelas. Kelas ini milik kita! Paling tidak untuk satu setengah jam kedepan. Senda gurau, canda tawa, kesal, sedih, senang, semua melebur menjadi satu. Selalu ada memori indah saat bel istirahat berbunyi, meskipun kita berbeda kelas tapi bel menyatukan kita. Waktu berjalan lebih cepat saat berada di kelas dua. Kelas satu adalah cerminan wajah polos anak-anak ingusan yang masih mencari jati diri. Kelas tiga seakan tak ingin di lewatkan karna kesenjangan itu tak lagi ada. Kita hanyalah kita. Melakukan apa yang kita mau dan tak ada yang bisa melarangnya.
Pada awalnya malu-malu tapi pada saat sudah nyaman mulai melakukan tingkah-tingkah konyol, itu persahabatan. Bahkan beberapa tahun lalu saat ujian kita saling memberi kode dan itu terasa seperti kemarin.
Kita yang dulu ingin merasakan bagaimana dewasa itu kini kembali berkaca saat melihat lembar-lembaran foto bersama semasa sekolah. Sekolah bukan hanya tempat mencari ilmu,bukan.. Semua ada disini, apa yang tidak kita punya ada disini.
Bukan masalah nilai jelek dan selalu remedial karena kita remedial bersama. Bodoh tapi itu kebanggaan tersendiri. Siapa perduli guru memarahi kita saat sedang asik bercanda. Kita diam tapi tidak benar-benar diam. Kita tertawa begitu juga dengan yang lainnya.
Berdiri di depan kelas mungkin tidak masalah. Masalahnya di mulai saat berdiri di depan kelas dan kita harus mengerjakan soal. Sial! Bahkan kalian yang duduk tidak membantu sama sekali. Kalian hanya tertawa... Menderitalah mereka yang tidak bisa mengerjakan soal di papan tulis.
Daya tarik untuk mengikuti kegiatan ektrakulikuler bertambah saat dia yang kita suka ternyata mengikutinya juga. Kita mungkin tidak berani untuk meminta nomor telfonnya tapi selalu ada teman yang bisa di mintai bantuan.
Semua terasa di puncak ketika kelulusan itu di umumkan. Bahagia hasil kerja keras selama tiga tahun terwujud juga. Indah tapi tidak benar-benar indah karena dengan adanya pengumuman itu harus di bayar dengan perpisahan yang pasti terjadi selanjutnya. Sedih? Iya. Apa yang kita sudah lewatkan selama ini terasa kurang. Ada yang antusias menyambut hari baru ada yang berkaca dengan kehilangan.
Sekarang mereka sebut kita dewasa. Dewasa yang kita impikan terwujud juga. Rasa ini tak sama, tak sama karna kita telah mencapainya.
Masa-masa indah itu kini bersemayam dalam kalbu sampai nanti, sampai kita tua nanti. Selalu ada awal yang baru dari setiap akhir cerita. Tak pernah berhenti meski hari terus berganti. Apa yang kita bawa hanyalah raga ini yang mungkin perlahan sudah tak kuat lagi. Pada akhirnya kita hanya bisa tersenyum membayangkan dan,,,,Mati.
Apapun perasaan itu takkan pernah kembali,kenangan itu telah membekas di hati dan kami selalu ingin berada disini.
Sekolah,,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar